Senin, 04 April 2016

Cracker



Cracker adalah sebutan untuk orang yang mencari kelemahan system dan memasukinya untuk kepentingan pribadi & mencari keuntungan dari system yang dimasukinya seperti : pencurian data, pembobolan, penghapusan, dan banyak lagi yang lainya. Dilihat dari cara kerjanya, Cracker adalah orang yang hanya bisa merusak, tanpa pernah bisa membangun sistem yang bermaanfaat seperti yang di kerjakan oleh seorang Hacker.

Hal-hal yang biasa dilakukan cracker :
1.      Mampu membuat suatu program bagi kepentingan dirinya sendiri dan bersifat destruktif atau merusak dan menjadikannya suatu keuntungan. Sebagia contoh : Virus, Pencurian Kartu Kredit, Kode Warez, Pembobolan Rekening Bank, Pencurian Password E-mail/Web Server.  
2.      Bisa berdiri sendiri atau berkelompok dalam bertindak.  
3.      Mempunyai website atau channel dalam IRC yang tersembunyi, hanya orang-orang tertentu yang bisa mengaksesnya.  
4.      Mempunyai IP address yang tidak bisa dilacak.  
5.      Kasus yang paling sering ialah Carding yaitu Pencurian Kartu Kredit, kemudian pembobolan situs dan mengubah segala isinya menjadi berantakan. Sebagai contoh : Yahoo! pernah mengalami kejadian seperti ini sehingga tidak bisa diakses dalam waktu yang lama, kasus klikBCA.com yang paling hangat dibicarakan beberapa waktu yang lalu.



5 Kasus Hacking Terbesar Selama Tahun 2015

1. Ashley Madison
Sebuah kasus hacking yang sangat besar dimana melibatkan lebih dari 37 juta pengguna dengan data-data yang cukup pribadi dan sensitif. Bahkan dilaporkan juga kalau data yang terbongkar salah satunya adalah data keuangan.
Website khusus dewasa ini di-hack oleh sejumlah hacker sebagai langkah memberikan informasi kalau fitur Full Delete berbayar yang dimiliki website tersebut hanyalah bohong karena disebutkan data pengguna tidak akan disimpan

2. Anonymous Vs ISIS
Kasus Anonymous Vs ISIS ini bermula ketika ISIS mengebom kota Paris dan mereka menyebutkan bahwa mereka dalang dari kerusuhan tersebut. Hal ini mendapat perlawanan dari Anonymous yang merupakan grup hacker terkenal di dunia. Dengan kemampuannya, Anonymous berhasil membongkar rencana ISIS serta menyebarkan akun Twitter anggota ISIS. Selain itu Anonymous juga menutup akses website ISIS.

3. Anonymous Vs Turki
Perang antara Anonymous dengan pemerintah Turki dengan mematikan lebih dari 400.000 website Turki dan terus akan menyerang Turki secara cyberattack. Hal ini dikarenakan Turki mendukung ISIS, sementara Anonymous ingin Turki berhenti memberikan dukungan terhadap terorisme, dan cara inilah yang dilakukan Anonymous. Bahkan tidak hanya website, tetapi bank serta situs pemerintah juga menjadi bahan serangan Anonymous ke Turki.

4. Anthem
Serangan hacker ke Anthem menjadi pembongkaran data mengenai informasi kesehatan terbesar dalam sejarah. Hacker disebutkan berhasil mengambil lebih dari 78 juta data pasien dan juga 18 juta data mengenai pekerja. Anthem merupakan salah satu perusahaan asuransi kesehatan terbesar di Amerika Serikat.

5. Anonymous vs Donald Trump
Terpicu dari sebuah pidato Donald Trump yang menyerang sebuah agama dimana Islam dianggap sebagai teroris dan akan mengusir penduduk beragama muslim di Amerika Serikat serta melarang Muslim masuk ke Amerika Serikat. Hal ini memicu Anonymous untuk menyerang website milik Donald Trump sebagai langkah peringatan jika Donald Trump terus melakukan hal serupa dan menyebar kebencian.

0 komentar:

Posting Komentar